Arsip untuk ‘Medical Progress’ Kategori

Fakta penting seputar STEM CELL

Februari 17, 2008

Fakta penting seputar STEM CELL

1. Hal yang menjadi isu utama penelitian stem cell adalah perihal pengunaan stem cell embrio, terutama soal sumber sel tersebut, yakni embrio. Sumber embrio adalah hasil abortus, zigot sisa bayi tabung, dan hasil klon. Klon embrio manusia untuk memperoleh stem cell menimbulkan kontroversi, terutama berhubungan dengan isu ‘awal kehidupan’ dan penghormatan terhadap kehidupan.

2. Potensi stem cell sangat besar. di samping itu, efek samping merupakan reaksi penolakan tubuh ( Graft Versus Host Disease/ GVHD ), sangat jarang, karena stem cell diambil dari tubuh pasien sendiri.

3. Perlu penelitian panjang untuk benar-benar menggunakan stem cell sebagai terapi.

4. Biaya menjadi masalah tersendiri, karna ongkos yang dikeluarkan untuk satu kali terapi terbilang mahal.

5. Selain untuk kelainan darah, stem cell juga dapat dimanfaatkan untuk penyakit jantung, stroke, dan penyakit degeneratif lainnya.

sumber : Dokter kita edisi 02 thn III – Februari 2008

Merokok merupakan faktor potensial resiko psoriasis

Februari 17, 2008

Merokok merupakan faktor potensial resiko psoriasis

Psoriasis adalah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau timbul/hilang, penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa, tidak menular tetapi karena timbulnya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup serta menggangu kekuatkan mental seseorang bila tidak dirawat dengan baik ( psoriasis.or.id )

Studi yang diadakan di amerika selama 14 tahun pada 78.000 perempuan dengan usia antara 25-42 tahun menunjukkan bahwa secara keseluruhan, 78% perempuan yang merokok akan beresiko menderita psoriasis dari pada yang tidak pernah merokok.

Lebih lanjut, penelitian menemukan, resiko psoriasis lebih tinggi pada perokok berat dibandingkan perokok ringan – mengacu kepada teori lainnya bahwa perokok memberikan konstribusi langsung terhadap timbulnya psoriasis.

Penderita psoriasis sering dijumpai pada keluarga yang memiliki riwayat psoriasis, yang mengisyaratkan bahwa faktor genetika yang menyebabkan gangguan respon imun merupakan gangguan utama penyebab kondisi tersebut. Bagaimanapun faktor lingkungan juga menjadi masalah, dan beberapa penelitian sebelumnya mengemukakan bahwa merokok adalah salah satu faktor utama.

Penelitian terbaru mendukung suatu teori sebelumnya, bahwa “merokok adalah faktor yang paling kuat bagi psoriasis“, demikian pendapat para peneliti yang dipimpin oleh Dr. Arathi R.Setty dari Harvard Medical Schools di Boston.

Menurut para peneliti, rokok dapat menganggu sistem imun normal. Selain itu menyebabkan inflamasi, peneliti juga mengemukakan bahwa nikotin dan racun potensial lainnya yang terdapat pada rokok antara lain nitit oksid, peroksinitrit, dan radikal bebas dari senyawa organik mungkin menjadi pemicu abnormalitas respon sistem imun.

Dukungan kuat hubungan merokok dengan psoriasis adalah, bila perokok menghentikan kebiasaannya maka gejala-gejala psoriasis akan berkurang. Tetapi walaupun perempuan yang telah berhenti merokok selama 20 tahun masih mempunyai resiko dibandingkan dengan yang tidak pernah merokok.

sumber : Dokter’s guide vol 2/I/januari-februari 2008

Hipertensi pada penderita Alzheimer

Februari 17, 2008

Hipertensi pada penderita Alzheimer dapat mempercepat penurunan fungsi mental

Tekanan darah tinggi mempercepat penurunan fungsi mental pada penderita Alzheimer, begitu pula fibrilasi atrium dan pekrotis yang nampaknya menghasilkan efek yang sama.Setidaknya itulah hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr.Michelle M.Mielke, dkk dari Johns Hopkins University Schools of Medicine, Baltimore.

Penelitian yang mengikutsertakan 135 penderita Alzheimer dengan usia rata-rata 84 tahun, 66% adalah perempuan, selama kurang lebih 3 tahun.

Hasil test standarrd metal function, fibrilasi atrium dan tekanan darah tinggi dihubungkan dengan progresivitas penurunan dalam kemampuan berfikir. Tingkat penurunan lebih besar terjadi pada orang yang lebih tua.

Hasil sebaliknya didapatkan bahwa penggunaan obat-obat anti hipertensi dapat mengurangi resiko penurunan fungsi mental penderita tersebut

sumber : Docter’s guide vol 2/I/january-februari 2008